
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi terkait tata kelola penerbitan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker). Penyidik kini tengah menelusuri adanya dugaan permintaan serta penerimaan sejumlah uang dari pihak swasta kepada oknum di kementerian tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa tim penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk memperkuat bukti-bukti terkait distribusi uang dari hasil penerbitan sertifikasi K3.
“Untuk perkara K3 di Kemenaker, hari ini penyidik juga memeriksa sejumlah saksi. Didalami berkaitan dengan proses pengangkatan kepegawaian dari pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara K3 di Kemenaker,” ujar Budi Prasetyo di Jakarta, Kamis, 26 Februari 2026.
Selain soal kepegawaian, Budi menjelaskan bahwa penyidik fokus mendalami keterangan dari para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenaker mengenai praktik pungutan tidak resmi dalam proses administrasi sertifikasi.
“Penyidik mendalami kepada para ASN di Kemenaker ini soal adanya dugaan permintaan atau penerimaan uang dalam proses penerbitan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan, dimana dalam pemeriksaan sebelumnya juga penyidik mendalami berkaitan dengan distribusi uang yang diperoleh dari penerbitan sertifikasi K3 ini kepada oknum-oknum di Kementerian Ketenagakerjaan,” ungkapnya.
KPK juga tidak menutup kemungkinan adanya tersangka baru dalam kasus ini. Tim penyidik masih melacak aliran dana tersebut guna memetakan siapa saja pihak yang mendapatkan keuntungan dari praktik korupsi ini.
“Ini masih akan terus ditelusuri, termasuk juga apakah masih ada peran-peran pihak lain ataupun pihak-pihak lain yang diduga diperkaya atau mendapat sejumlah aliran uang dari proses penerbitan sertifikasi K3 ini,” pungkas Budi.
Hingga saat ini, KPK terus mengumpulkan dokumen dan keterangan tambahan untuk memperjelas konstruksi perkara. Kasus ini menjadi perhatian serius mengingat sertifikasi K3 merupakan instrumen penting dalam menjamin keselamatan kerja di berbagai sektor industri, yang seharusnya diterbitkan melalui prosedur yang transparan dan bebas dari praktik suap.
Editor: Redaktur TVRINews
