
Penyidik KPK Agendakan Pemeriksaan Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan APD di Kemenkes RI
Penulis: Ricardo Julio
TVRINews, Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan proses pemeriksaan saksi dalam pengembangan kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Adapun pihak yang dihadirkan dalam proses pemeriksaan oleh penyidik KPK salah satunya yakni Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Pusat Krisis Kesehatan di Kementerian Kesehatan tahun 2020 Budy Silvana.
"Hari ini bertempat di Gedung Merah Putih KPK, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi PPK Pusat Krisis Kesehatan di Kementerian Kesehatan tahun 2020 Budy Silvana dengan kapasitas sebagai saks," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa, 9 Januari 2024.
Selain itu, penyidik KPK hari ini juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Biro Keuangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Tavip Joko dan advokat Admiral Herdi Pratama sebagai saksi terkait perkara yang sama.
Ali mengungkapkan bahwa proses pemeriksaan para saksi tersebut guna mendalami tindak pidana korupsi terkait pengadaan APD dengan anggaran Rp 3 triliun dan dengan kerugian negara yang cukup besar, yakni Rp 600 miliar lebih.
"Oleh karena itu tentu kebutuhan untuk melengkapi alat bukti setiap unsur, setiap orang melawan hukum yang kemudian diduga merugikan keuangan negara kan dibutuhkan sampai nanti kami mendapatkan data lengkap dari lembaga yang hitung mengenai kerugian negara dalam hal ini Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)," jelasnya.
Kemudian, Ali juga menyampaikan bahwa setelah KPK memperoleh laporan keuangan serta audit hasil penghitungan kerugian keuangan negara tersebut, pihaknya akan melakukan tindak lanjut seperti pemanggilan tersangka yang kemudian akan dilakukan proses penahanan.
"Saat ini masih penyidikan pada tahap memeriksa para pihak yang ditetapkan sebagai tersangka sebagai saksi," tandasnya.
Sebelumnya, pada Kamis, 9 November 2023, KPK mengumumkan telah memulai penyidikan dugaan korupsi pengadaan alat pelindung diri (APD) di Kementerian Kesehatan. Perkara korupsi tersebut diduga terjadi pada pengadaan APD di Pusat Krisis Kemenkes Tahun 2020.
Editor: Rina Hapsari
