Penulis: Litania Farah Maulidia Putri
TVRINews, Jakarta
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi telah selesai menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Budi diperiksa selama 10 jam di Gedung lama KPK, Rabu, 26 Juli 2023.
Dalam pantauan tvrinews.com, Budi keluar gedung KPK pada pukul 17.35 WIB, dengan mengenakan pakaian batik berwarna cokelat muda.
“Hari ini saya telah hadir sebagai saksi dugaan korupsi dari perkeretaapian,” kata Budi setelah menjalani pemeriksaan di Gedung lama KPK, Rabu 26 Juli 2023.
Baca juga: Kecelakaan Jalur Malang-Surabaya Melibatkan Lima Kendaraan, Dua Orang Tewas Di Lokasi
Selain Menhub Budi, KPK juga turut memanggil Sekretaris Jenderal Kemenhub Novie Riyanto yang juga dimintai keterangan terkait dugaan kasus suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA).
Budi tak berbicara banyak saat ditanya awak media terkait pemeriksaannya tersebut. Dirinya hanya mengungkapkan akan terus mendukung proses penyidikan perkara untuk memberantas korupsi.
“Hal ini merupakan dukungan kami terhadap upaya upaya mendukung dan komitmen atas turut memberantas korupsi dan terimakasih kepada KPK yang telah meragukan dengan konsisten dan dengan upaya ini. Kami turut serta menghilangkan korupsi di indonesia,” ujar Budi.
Diketahui, saat ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menelusuri adanya dugaan aliran dana dari PT Istana Putra Agung (IPA) ke beberapa pihak, termasuk petinggi di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Kasus ini terungkap usai KPK melakukan OTT terhadap pejabat DJKA Kemenhub. Penerimaan uang yang diduga sebagai suap pembangunan jalur kereta api di DJKA ini ditaksir mencapai Rp14,5 miliar.
KPK juga telah menetapkan sebanyak 10 tersangka atas kasus dugaan korupsi proyek pembangunan dan perbaikan rel kereta api di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi, Tahun Anggaran 2018-2022.
Baca juga: KPK Dalami Dugaan Hasbi Hasan Berobat ke LN Gunakan Uang Hasil Korupsi
Editor: Redaktur TVRINews
