Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Seorang warga sipil, didampingi dengan GP Center sambangi Bareskrim Polri untuk melaporkan dugaan pembohongan publik yang dilakukan oleh Capres Anies Baswedan, saat lakukan pidato di Milad PKS ke-21 pada Sabtu, 20 Mei 2023 lalu.
Pelapor, Harris Muttaqin mengatakan, setelah lakukan diskusi yang cukup panjang, penyidik menyatakan data yang ia miliki masih belum cukup.
“Hari ini kami sudah berdiskusi panjang dengan penyidik. Sesudah berdiskusi, penyidik menyatakan data yang kami bawa masih belum cukup,” katanya di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa, 23 Mei 2023.
Baca Juga : Indonesia Open 2023 Masuk Perhitungan Kualifikasi Olimpiade 2024 Paris
Pada kesempatan yang sama, Bima Muttaq, Sekjen GP Center menerangkan, alasan Harris melaporkan Anies Baswedan. Lantaran, Anies dinilai tak berikan informasi yang valid kepada masyarakat.
“Kami melihat, Anies sebagai pejabat publik, harusnya berikan informasi yang valid kepda masyarakat. Atas dasar itulah, maka kami melaporkan Anies Baswedan,” kata Bima
Tak hanya itu, Bima dengan tegas mengatakan, laporan yang dilayangkan untuk Anies Baswedan tidak ada kaitannya dengan kubu Ganjar.
Sebagai informasi, GP Center merupakan relawan Ganjar Pranowo.
“Ini tidak ada kaitannya dengan Ganjar Pranowo, Jadi kami disini hanya mendamping Harris yang merupakan warga sipil dan sahabat kami, yang menemukan data yang menyimpang dari ucapan pan Anies,” tegasnya
Selain itu, Bima menerangkan, pihaknya akan kembali ke Bareskrim Polri usai melengkapi data.
“Kami akan melakukan penguatan data, dan akan dilengkapi. Inshaallah kedepannya kita akan lakukan jadwal laporan selanjutnya,” katanya.
Baca Juga : Terima Kunjungan Kepala Negara Iran, Presiden Jokowi Tanda Tangani Beberapa Kesepakatan
Editor: Redaktur TVRINews
