TVRINews, Jakarta
Tim gabungan Polda Metro Jaya telah mengamankan delapan orang dalam operasi pemberantasan narkoba di Asrama Berlan, Kelurahan Kebon Manggis, Matraman, Jakarta Timur. Hal tersebut, diungkapkan oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Bismo Teguh Prakoso.
Ia menuturkan, dari hasil pemeriksaan awal, tujuh orang dinyatakan positif narkoba berdasarkan tes urine, sedangkan satu orang lainnya negatif.
Lebih lanjut menuturkan, jika operasi tersebut digelar pada Selasa, 27 Oktober 2026 dengan melibatkan 208 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Badan Narkotika Nasional (BNN), dan tim kedokteran kesehatan (Dokkes).
“Di lokasi tersebut kita mengamankan delapan orang. Kita sudah lakukan cek urine, tujuh positif, satu negatif,” ujar Bismo kutip Kamis, 29 Oktober 2026.
Dalam operasi tersebut, petugas menyasar 12 target operasi. Penggeledahan dilakukan terhadap sejumlah rumah yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkoba, termasuk pemeriksaan kendaraan yang berada di lokasi.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa sabu, ganja, dan ketamin. Seluruh barang bukti tersebut akan ditimbang untuk memastikan beratnya sebelum diproses lebih lanjut.
Bismo mengatakan, delapan orang yang diamankan beserta barang bukti selanjutnya ditangani Polres Metro Jakarta Timur. Penyidik akan mendalami peran masing-masing orang untuk menentukan keterlibatan mereka dalam dugaan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.
Menurut Bismo, operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah Jakarta Timur. Penanganan terhadap pengguna dan pihak yang terlibat dalam jaringan peredaran akan dilakukan sesuai hasil penyelidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.
“Ini bagian untuk memberantas peredaran gelap narkoba, untuk pengguna akan dipulihkan dan bandar akan ditangkap,” tegasnya.
Polisi masih melakukan pendalaman terhadap kasus tersebut, termasuk menelusuri kemungkinan keterkaitan barang bukti yang ditemukan dengan jaringan peredaran narkotika lainnya.










