
Foto: Ilustrasi (Doc Pixabay/0fjd125gk87)
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Pihak Kepolisian sebut, tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage diduga dari kelalaian rekan seniornya yang sesama anggota Densus 88.
Hal tersebut diungkapkan oleh Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar.
Aswin menuturkan, tewasnya Bripda Ignatius akibat letusan senjata pada saat seniornya Bripda ‘IMS’ tengah mengeluarkan senjata api dari dalam tas.
"Mereka anggota Densus. Yang terjadi adalah kelalaian anggota pada saat mengeluarkan senjata dari tas kemudian meletus dan mengenai rekannya yang berada di depannya," kata Aswin, Kamis, 27 Juli 2023.
Baca Juga : Polisi Tetapkan 2 Tersangka, Kasus Tewasnya Bripda Ignatius
Tak hanya itu, Aswin menerangkan, mengenai adanya kabar Bripda Ignatius dan Bripda ‘IMS’ sempat bertikai itu tidak benar.
"Tidak benar ada penembakan. Tidak ada (pertengkaran). Peristiwanya adalah kelalaian pada saat mengeluarkan senjata dari tas sehingga senjata meletus dan mengenai anggota lain di depannya," terangnya.
Lebih jauh, Aswin mengatakan, saat ini hingga saat ini pihaknya bekerja sama dengan dengan Satreskrim Polres Bogor, Jawa Barat untuk mengusut kasus tersebut.
"Penyidik Polres dan Densus akan mengupdate perkembangannya," ujarnya
Sebagai informasi, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), kini telah menetapkan dua tersangka, terkait kasus tewasnya Bripda Ignatius Dwi Frisco Sirage di Rusun Polri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor pada hari Minggu, 23 Juli 2023 lalu.
Dalam insiden tersebut, polisi menetapkan Bripka ‘IG’ dan Bripda ‘IMS’ sebagai tersangka.
Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Aswin Siregar mengatakan, korban dan tersangka merupakan anggota Densus 88.
"Mereka anggota Densus," kata Aswin, Kamis, 27 Juli 2023.
Baca Juga : Bima Sakti Pertahankan 2 Pemain Diaspora Menuju Piala Dunia U-17
Editor: Redaktur TVRINews
