
Keluarga ‘D’ Kecewa Proses Kasus Penganiayaan Mario Cs Berjalan Lambat, Kejati DKI Jakarta Enggan Menanggapi
Penulis: Nirmala Hanifah
TVRINews, Jakarta
Jonathan Latumahina, Ayah ‘D’ (17), mengaku lelah menunggu kejelasan dan perkembangan terkait dengan kasus penganiayaan yang dilakukan Mario Dandy Satriyo (20) terhadap sang putra.
Tanggapi hal tersebut, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta enggan menanggapi hal itu. Hal tersebut lantaran, pihaknya hanya akan menjawab materi penanganan perkara saja.
"Kompetensi saya untuk menjawab hal yang menjadi materi penanganan perkara ya," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati DKI, Ade Sofyan kepada wartawan, Selasa 23 Mei 2023.
Baca juga : Hari Ini 7 Korban Jastip Tiket Konser Coldplay Jalani Pemeriksaan
Lebih jauh, Ade menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih terus meneliti berkas perkara kasus tersebut.
Hingga saat ini, Ade menlanjutkan, pihak kepolisian belum lama melimpahkan lagi berkas perkara tersebut ke kejaksaan. Hal tersebut lantaran, ada yang harus diperbaiki.
Tak hanya itu, Ade mengaku, Kejati DKI sendiri memiliki batasan selama 14 hari kerja meneliti berkas itu.
“Pihak kepolisian, baru melimpahkan berkas baru pada tanggal 10 Mei 2023 lalu,” ucapnya
"Berkas sudah diterima kembali oleh JPU (Jaksa Penuntut Umum) dan masih dalam tahap penelitian. Kita punya batasan maksimum penelitian selama 14 hari terhitung sejak berkas diterima kembali," terusnya.
Sebelumnya diberitakan, Jonathan Latumahina, Ayah ‘D’ (17) sebut Polda Metro Jaya tak ada kejelasan dan tak ada perkembangan terkait dengan kasus penganiayaan yang dialami sang putra.
Dalam surat terbuka, Jonathan mengaku lelah menunggu kejelasan kasus penganiayaan yang dimana putranya menjadi korban.
“Dear Polda Metro Jaya, kami keluarga ‘D’ yang mengikuti perkembangan kasus hukum atas tersangka utama Mario Dandy, penganiaya berat dengan perencanaan atas anak kami ‘D’ merasa capek dengan ketidakjelasan perkembangan kasus ini,” kutip akun Twitter resmi Jonathan @seeksixsuck, Jakarta, Selasa, 23 Mei 2023.
Baca juga : Kinerja APBN Masih Positif, Menkeu Sebut Kemiskinan Mulai Menurun
Editor: Redaktur TVRINews
