TVRINews, Jakarta
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menerangkan jika penyimpanan 996 senjata yang ditemukan di yayasan sekolah swasta di Jakarta Selatan (Jaksel) berkaitan dengan mantan pengurus yayasan berinisial IW.
Di mana, IW sebelumnya merupakan pengurus yayasan tersebut sehingga diduga menempatkan barang-barang tersebut di salah satu gudang yayasan.
“Yang bersangkutan, saudara IW, merupakan dulu pengurus dari suatu yayasan, sehingga mungkin menempatkan barang-barang tadi dalam satu gudang. Namun setelah 2026, yang bersangkutan sudah tidak menjadi pengurus lagi,” kata dia kepada awak media termasuk tvrinews.com pada Jumat, 7 Agustus 2026.
Lebih lanjut, ia menuturkan pada tahun 2026 IW sudah tidak lagi menjabat sebagai pengurus. Sehingga, pengelola yayasan yang baru meminta seluruh barang yang tersimpan untuk dipindahkan atau dikeluarkan.
“Saat proses tersebut dilakukan, pengelola menemukan ratusan benda yang diduga berupa senjata api dan berbagai jenis senjata lainnya. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan untuk ditindaklanjuti,” ucapnya
Ia menambahkan, penyidik akan memanggil IW untuk dimintai keterangan terkait asal-usul senjata tersebut, termasuk legalitas kepemilikan, perizinan, penguasaan, alasan penyimpanan, serta tujuan penyimpanannya.
“Kita akan mengundang saudara IW untuk memberikan keterangan, termasuk melakukan pendalaman terkait asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan. Penyelidikan saat ini masih dilakukan oleh Direktorat Intelkam Subdit Wasendak bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Selatan,” tukasnya.









