
Pemeriksaan Berpotensi Ditunda, Lukas Enembe Harus Jalani Perawatan Sementara di RSPAD
Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Pemeriksaan terhadap tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi, Gubenur Papua Lukas Enembe berpotensi untuk ditunda sementara, karena alasan kesehatan.
Menurut Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, Lukas Enembe membutuhkan perawatan terlebih dahulu, setelah diperiksa kesehatannya oleh tim dokter yang diturunkan langsung oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa, 10 Januari 2023 malam.
Pemeriksaan yang dilakukan terdiri atas pemeriksaan tanda vital dan fisik, serta pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan EKG, dan pemeriksaan USG jantung.
"Tim dokter RSPAD memutuskan, menyimpulkan bahwa terhadap tersangka Lukas Enembe diperlukan perawatan sementara di RSPAD untuk kepentingan rencana tindak lanjut. Khususnya pendalaman bersama dengan tim IDI," kata Firli kepada wartawan termasuk tvrinews.com di RSPAD, Selasa, 10 Januari 2023.
Firli menyampaikan bahwa pemeriksaan terhadap Lukas harus dilakukan dalam keadaan sehat wal'afiat. Sehingga, KPK bakal menunggu kondisi dari Gubernur Papua ini membaik.
"Kita tunggu bagaimana kondisi setelah perawatan oleh RSPAD. Kalau seandainya besok sudah memungkinkan ya besok segera kita laksanakan (pemeriksaan)," ujar Filri.
Sebagai informasi, Lukas Enembe ditangkap oleh KPK saat sedang makan siang di daerah Baturaja, Jayapura. Ia langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.
Sesampainya di Jakarta, Lukas langsung dibawa ke RSPAD untuk menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
Namun, pemeriksaannya sebagai tersangka berpotensi untuk ditunda, karena salah satu syarat yang harus dipenuhi adalah tersangka harus dalam posisi sehat.
Editor: Redaktur TVRINews
