TVRINews - Jakarta
Operasi senyap di Jawa Tengah kembali menjerat kepala daerah, menambah daftar panjang penindakan antikorupsi sepanjang tahun ini.
Komisi Pemberantasan Korupsi kembali melancarkan operasi penindakan senyap di daerah. Kali ini, lembaga antirasuah tersebut mengamankan Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan pada Rabu 29 Juli 2026.
Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan pelaksanaan operasi tersebut kepada awak media. Kendati demikian, otoritas penegak hukum tersebut belum membeberkan secara rinci mengenai konstruksi perkara maupun jumlah pihak lain yang ikut terjaring dalam operasi senyap itu.
Berdasarkan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan awal guna menentukan status hukum para pihak yang terjaring sebelum langkah lanjutan diumumkan secara resmi kepada publik.
Penindakan di Pemalang ini memperpanjang eskalasi penegakan hukum KPK sepanjang 2026. Tercatat, lembaga tersebut telah melancarkan 18 kali operasi tangkap tangan yang menyasar berbagai penyelenggara negara di tingkat daerah maupun instansi pusat, mulai dari penanganan perkara di sektor perpajakan pada awal tahun hingga rangkaian penangkapan kepala daerah dalam beberapa bulan terakhir.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik masih mengintensifkan pemeriksaan mendalam terhadap pihak-pihak yang diamankan guna mengumpulkan kecukupan alat bukti sebelum status hukum definitif ditetapkan.









