Penulis: Ridha Gemelli Sitompul
TVRINews, Jakarta
Seorang sopir taksi online, CN (45), mengalami luka akibat pembacokan yang dilakukam penumpangnya, WR (17), di Kawasan Koja, Jakarta Utara. Insiden ini viral di media sosial.
Kanit Reskrim Polsek Koja Iptu Yayan Heri membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, kejadian itu berlangsung pada Rabu (14/9) sore.
Menurut informasi, pembacokan tersebut dilakukan WR karena ia tidak bisa membayar ongkos taksi online.
"Iya benar (pembacokan karena pelaku tidak bisa bayar ongkos taksi online)," kata Yayan saat dikonfirmasi, Sabtu (17/9/2022).
Yayan menjelaskan, kejadian itu berawal saat pelaku memesan taksi online dari Kawasan Cinere, Depok menuju Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Selama perjalanan tidak ada tindakan mencurigakan. Namun, setelah tiba di tempat tujuan, pelaku malah berganti tujuan ke Kawasan Plumpang.
"Sesampainya di halte Plumpang, dekat gardu PLN, saat korban berhenti, pelaku langsung membacok korban dari arah belakang," ujar Yayan.
Usai membacok korban, pelaku WR langsung keluar dari mobil dan melarikan diri ke arah Stadion Rawa Badan. Tetapi, aksi pembacokan tersebut diketahui warga sekitar dan anggota Polri yang sedang patroli.
"Di saat itu ada anggota yang sedang patroli dan berhasil ditangkap," ucap Yayan.
Atas perbuatannya, WR ditetapkan sebagai tersangka dan disangkakan Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang Penganiayaan.
Sementara korban, hingga saat ini masih dirawat intensif di Rumah Sakit Mulyasari, Jakarta Utara.










