TVRINews, Banten
Polda Banten memberikan tanggapan terkait ramainya berita di media sosial mengenai dugaan penculikan anak di depan SDN 1 Bayongbong. Di mana, dari hasil pemeriksaan sementara mengarah pada seorang perempuan paruh baya yang diduga mengalami gangguan kejiwaan, bukan pelaku penculikan sebagaimana narasi yang viral.
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, personel Polsek Pontang telah lebih dulu menerima laporan mengenai keberadaan perempuan tersebut pada Kamis, 20 Agustus 2026 sekitar pukul 07.37 WIB di Pasar Begog, Kecamatan Pontang.
Perempuan itu diketahui mengenakan pakaian kotor, membawa selendang berwarna cokelat dan sebuah boneka anak. Setelah mendapat laporan dari warga, polisi bersama petugas Puskesmas Pontang mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
“Perempuan tersebut kemudian ditemukan sedang tidur di teras rumah warga di Kampung Pasar Begog, Desa Singarajan, Kecamatan Pontang,” ujar Maruli pada Sabtu, 22 Agustus 2026.
Dari hasil penelusuran, ia menuturkan jika identitas perempuan tersebut hingga kini belum diketahui karena tidak ada warga yang mengenalinya. Warga kemudian mengarahkan perempuan itu menuju Jalan Raya Pontang–Ciruas, sementara polisi terus memastikan situasi tetap kondusif.
Polda Banten mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru mempercayai narasi yang beredar di media sosial tanpa adanya konfirmasi dari pihak berwenang. Masyarakat juga diminta segera melaporkan setiap informasi yang mencurigakan kepada kepolisian agar dapat diverifikasi secara cepat dan akurat.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Konfirmasikan terlebih dahulu kepada pihak kepolisian agar tidak menimbulkan keresahan,” tutup Maruli.










