TVRINews, Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami adanya temuan dugaan Kartu keanggotaan judi casino Malaysia atas nama mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).
Adapun, tengah beredar sebuah kartu bertuliskan ‘Junket’ dengan no 12479988006 1603 62 atas nama Syahrul Yasin Limpo. Kartu tersebut ditemukan tim penyidik KPK pada saat proses penggeledahan di rumah dinas mantan Mentan beberapa waktu lalu.
“Tentu kami akan dalami lebih lanjut, karena ini bagian dari rangkaian temuan proses penggeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian saat itu, sehingga kami perlu dalami lebih lanjut,” kaya Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis 9 November 2023
Tak hanya itu, Ali juga mengatakan akan terus mendalami penemuan cek senilai Rp2 triliun. Meskipun, sebelumnya pihak Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) telah menyebut cek tersebut terindikasi palsu.
“Termasuk kemarin mengenai cek yang 2 triliun itu, sekalipun PPATK sudah mengatakan bahwa itu bodong atau palsu, tapi bagi kami, yang terpenting adalah latar belakang itu semua perlu kami dalami lebih lanjut,” ujar Ali.
Sebagai informasi, Junket merupakan seseorang yang dibayar komisi atau biaya untuk memperkenalkan seseorang untuk berjudi.
Sejatinya, mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) telah resmi ditahan oleh Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait pemerasan, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang di lingkungan Kementan.
Selain SYL, KPK juga turut menahan dua anak buahnya yakni Sekretaris Jenderal Kementan Kasdi Subagyono (KS) dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Hatta (MH).
SYL, Kasdi dan Hatta diduga menerima uang yang diperoleh dari hasil pemerasan pejabat eselon di Kementrian Pertanian sebesar Rp 13,9 miliar.










