TVRINews, Jakarta
Salah satu dari saksi kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), M Hasya Attalah Syahputra (18) yakni, seorang sopir ojek online (ojol) bernama Agus mengatakan ketika dirinya menolong korban ia tidak melihat adanya luka pada tubuh korban.
"Yang terjadi disini korban sudah dipinggir sama Pak (Eko) itu tadi sudah di situ saya segera telepon ambulans. Ambulans segera meluncur kemari," katanya kepada wartawan, Kamis, 02 Februari 2023.
Saat rekonstruksi ulang berlangsung, Agus memerankan reka adegan pada saat menolong Hasya.
Baca Juga: Polisi Lakukan 9 Reka Adegan Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswa UI
Pada saat itu, Agus dan Eko mengangkat Hasya ke dalam mobil ambulans. Tak hanya itu, Agus mengaku dirinya juga ikut ke Rumah Sakit dan ketika dirinya membuka jaket korban, ia tidak ditemukan adanya darah pada tubuh korban.
"Kalau kondisi korban saya pribadi buka di Rumah Sakit. Saya buka jaketnya nggak ada luka-luka, di pinggang, kepala nggak ada, nggak ada darah sedikit pun," sebutnya.
Dalam kesempatan itu, Agus juga mengaku Purn Eko mengiringi mobil ambulan yang membawa Hasya sampai ke Rumah Sakit. Sesampainya di Rumah Sakit, Agus sempat memberikan kopi untuk Eko agar tenang.
"(Eko BW) ada, sampai rumah sakit pun ada. Pak Eko masih ada di RS, saya pesan kopi biar tenang. Sudah ada kepolisian saya tinggal karena sudah ada pihak yang berwajib," bebernya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya lakukan rekonstruksi ulang, terkait dengan kecelakaan yang menewaskan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), M Hasya Attalah Syahputra (18), digelar hari ini Kamis, 2 Februari 2023.
Dalam rekonstruksi tersebut, pihak kepolisian melakukan sembilan reka adegan yang dipimpin oleh
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Iptu Arif S.
"Akan ada sembilan adegan yang direkonstruksi," katanya saat rekonstruksi berlangsung, Kamis 2 Februari 2023.
Adegan tersebut diawali dengan, berjalannya Mitsubishi Pajero yang dikendarai oleh AKBP (Purn) Eko Setia Budi Wahono dengan kecepatan 30 km/jam.
"Adegan pertama Mitsubishi Pajero dengan kecepatan 30 km/jam menuju TKP," jelasnya.
Kemudian, korban Hasya yang pada saat itu sedang mengendarai motor Kawasaki Pulsar dengan warna hitam dan bernomor polisi B 4560 KBH oleng ke sebelah kanan dan terjatuh ke arah mobil Purn Eko.
"Saat mendekati TKP ada kendaraan sepeda motor mendekati TKP. Melihat Kawasaki Pulsar oleng ke kanan. Kawasaki pulsar jatuh," bebernya.
Baca Juga: Polisi Gelar Rekonstruksi Kecelakaan yang Menewaskan Mahasiswa UI di Srengseng Sawah
Lebih lanjut, usai tabrakan tersebut Hasya terlihat dalam posisi terlentang di jalan. Tak lama kemudian, Eko keluar dari mobilnya dengan diikuti warga sekitar dan teman korban.
"Adegan kelima, Mitsubishi Pajero berhenti posisi serong dan pengemudinya keluar mengecek korban. Korban telentang di dekat sepeda motornya," sebutnya.
"Saksi 6 adalah teman dari Hasya, sama-sama berjalan dari satu arah. Adegan 6 pengemudi turun dari kendaraan," terusnya.
Usai membawa Hasya ke tepi jalan, Eko langsung menelepon Ambulans untuk membawa korban.
"Pengemudi bersama beberapa masyarakat mengangkat korban ke pinggir jalan. Pengemudi dan beberapa warga, terutama pengemudi menelpon ambulans. Kemudian 30 menit kemudian ambulan datang." tandasnya.










